RSS

Berhala-berhala Buatan Yahudi freemasonry

19 Feb

kalimat berikut yang saya harapkan dapat menggugah kesadaran kita yang masih tertidur atau bahkan “koma” dalam keterpurukan, kita yang masih terbuai mimpi indah “perjuangan” memperbaiki taraf hidup dengan berbekal isme-isme yang ternyata muncul dari ekstrimis Yahudi, kaum Masuniah (Freemasonry):

  • Humanisme (Kemanusiaan)

“Kemanusiaan itu harus kita jadikan sebagai tujuan selain dari Allah. Jadikanlah kemanusiaan itu sebagai tuhan untuk disembah. Bentuklah etika kemanusiaan sebagai pengganti etika agama. Tidaklah cukup bagi kita hanya mengalahkan mereka (para pemeluk agama) dan peribadatannya dengan humanisme sejati, melainkan harus dapat memusnahkan mereka dengan humanisme itu”. (Notulen Kongres Freemasonry Begardo 1911 dalam Asrar Masuniah)

  • Sekulerisme

“Sesungguhnya dalam berjuang melawan agama-agama itu tidak akan ada akhirnya, kecuali agama itu sudah dipisahkan dari negara(Majalah Freemasonry ‘Accacia’, 1903: 806)

“Dekatilah para pemimpin agama itu, ajaklah mereka duduk di majelis kita agar mereka menjadi ulama sekuler”. (Majalah Freemasonry ‘Cabana’, 1934)

  • Demokrasi

Freemasonry berusaha keras mendirikan republik-republik demokrasi di seluruh muka bumi ini. Freemasonry adalah pengawal jiwa demokrasi. Freemasonry berupaya keras untuk meratakan paham demokrasi di seluruh negeri dan menentang segala pengkastaan dalam masyarakat.

 

  • Monoteisme

Freemasonry merujuk amanat-amanat lama agar semua manusia berkeyakinan akan keesaan Eloh dengan tafsir dan falsafah masing-masing. Freemasonry menghormati semua agama dan freemasonry meyakinkan semua anggotanya agar mengakui kenbenaran dan kesucian semua agama.

(Maha Suci Allah, ternyata konsep monoteisme Freemasonry serupa dengan konsep Ketuhanan Yang Maha Esa di negeri ini.)

Semoga kumpulan risalah “SERI MATERI TAUHID” ini dapat bermanfaat bagi kita semua untuk dikaji dan diamalkan dalam kehidupan. Inilah saatnya mereformasi diri atau bahkan merevolusinya, jangan pernah berkata -misalnya- “Saya sudah merasa cukup dengan keislaman saya ini, saya kan sudah jadi aktivis dakwah, saya sudah tahu Islam yang haq”, karena saat kita membaca dan terus belajar, masya Allah… justeru kita menemukan betapa banyaknya hal yang belum kita ketahui dan barulah kita menyadari betapa jahil-nya diri kita ini, serta jadilah kita mengerti betapa pentingnya memahami Tauhid secara utuh. Setelah itu, maka kita akan menemui tantangan hidup yang sesungguhnya… dan barulah pengorbanan dan persaudaraan kita akan bermakna. Semua itu demi meraih ridha Allah dan surga-Nya, so tunggu apa lagi? Hanya kepada Allah-lah kita memohon pertolongan.

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”. (Al Baqarah: 214)

“Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. jika kamu bersabar dan bertakwa, Maka Sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan” (Ali ‘Imran: 186).

Teriring salam dan do’a bagi para ‘ulama dan du’at Tauhid,

Yang selalu menggelorakan semangatpenegakan Tauhid dan Jihad

Di seluruh penjuru dunia, -semoga Allah menjaga mereka-

Semoga Allah memenangkan para mujahidin atas musuh-musuhnya

Di setiap tempat dan semoga Allah melindungi mu’minin yang lemah

Dari penindasan kaum kuffar di seluruh penjuru bumi,

Aamiin…

(Takbir..!!! Allahu Akbar…!!!)

millahibrahim.wordpress.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 19, 2013 in aqidah

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s